Penelitian

Covid-19 Jawa Tengah: Rekomendasi Ekonomi, Sosial-Politik dan Kesehatan

SURYASATRIYA TRIHANDARU; HANNA ARINI PARHUSIP; DANIEL DAUD KAMEO; NEIL SEMUEL RUPIDARA; DAVID NAKKA GASONG
Publish : 2020 | -


Pada tulisan ini ditunjukkan paparan hasil tinjauan penyebaran COVID-19 di Jawa Tengah dari data penduduk terinfeksi, sembuh, meninggal dan ODP pada tanggal 2 Maret-18 April 2020. Secara matematis, digunakan model SEIR termodifikasi untuk melakukan prediksi pada beberapa waktu selanjutnya dimana model mengacu pada model SEIR yang telah digunakan oleh para peneliti untuk kasus COVID-19 di Cina (J. T. Wu et al., 2020) dan (Kucharski et al., 2020). Dengan membandingkan hasil model yang diperoleh dengan epidemic calculator yang sudah dirujuk berbagai peneliti dunia dalam melakukan simulasi, diperoleh hasil yang serupa. Selain itu prediksi simulasi kasus COVID-19 di Indonesia juga sesuai dengan yang diberitakan media sosial oleh BIN bahwa puncak penyebaran terjadi pada bulan Mei 2020 dan dengan angka-angka yang mirip. Oleh karena itu hasil simulasi yang sudah diperoleh untuk Jawa Tengah dengan sumber data periode 2 Maret-18 April 2020 juga dapat dipertimbangkan untuk menentukan kebijakan. Jawa Tengah mempunyai puncak penyebaran pada 21 Mei 2020 dengan laju 300 orang/hari dan akan mencapai jumlah kumulatif pada bulan September, yaitu positif terinfeksi 15000, sembuh dirawat intensif 3000, dan meninggal 2500. Disini diperkirakan jumlah ODP 27000 dan ODP Pemudik 27000. Berdasarkan hasil simulasi, disampaikan rekomendasi bidang ekonomi, sosial politik dan kesehatan untuk dijadikan bahan pertimbangan penentuan kebijakan Gubernur Jawa Tengah.

Visit Original