Penelitian

Skrining Kandidat Antivirus Covid-19 secara Bioinformatika dari Nanas (Ananas comosus), Kayu Ular (strychnos lucida), dan Jahe (Zingiber officinale)

NOVI YANTIH;   WAHONO SUMARYONO;   YAHDIANA HARAHAP;   LESTARI RAHAYU;  
Publish : 2020 | -


Penelitian tentang pemanfaatan bahan alam sebagai sumber nutraseutikal/pangan fungsional berkhasiat obat masih sangat menarik, mengingat potensi keanekaragaman hayati di Indonesia, sehingga topik ini menjadi salah satu topik unggulan dari topik Rencana Strategis (Renstra) Penelitian Universitas Pancasila. Hesperidin dan diosmin adalah flavanone glikosida yang kaya ditemukan dalam jeruk termasuk lemon, jeruk bali dan jeruk manis. Rutin adalah komponen nutrisi penting dan flavonol berlimpah ditemukan di teh, dan apel. Parsely telah dilaporkan diperkaya dengan glikosida. Hal yang menarik adalah semua senyawa yang memiliki energi ikat lebih dari Nelfinavir (antivirus) adalah nutraseutikal dan komponen nutrisi penting dari buah dan sayuran. Oleh karena itu, penelitian ini akan menskrining senyawa di dalam nanas (Ananas comosus), kayu ular (Strychnos lucida) dan jahe (Zingiber officinale) sebagai antivirus Covid-19. Metode yang akan digunakan adalah secara bioinformatika. Metode ini sangat efektif dan efisien dalam menemukan senyawa calon kandidat obat baru karena proses skrining calon obat baru relatif cepat untuk target obat yang spesifik. Target obat menjadi spesifik karena skrining berdasarkan aktivitas senyawa bioaktif terhadap reseptor virus Covid-19. Hasil penelitian diharapkan akan ditemukan senyawa bioaktif dari yang berpotensi sebagai calon obat antivirus Covid-19. Penelitian ini merupakan penelitian dasar yang membuktikan suatu konsep antivirus Covid-19 dari senyawasenyawa yang ada dalam nanas, kayu ular, dan jahe berdasarkan eksperimental menggunakan metode bioinformatika, sehingga TKT penelitian adalah 3. Penelitian ini dapat menjadi dasar kuat untuk pengembangan obat baru antivirus Covid-19. Penelitian lebih lanjut dapat dilakukan mulai dari sintesis senyawa hingga kajian aktivitas senyawa bioaktif tersebut secara in-vitro dan in-vivo, formulasi produk farmasi dan studi pre-klinik serta uji klinik dari produk.

Visit Original