Penelitian

Metode Evaposari Spuntum Mengunakan Schleichera oleosa, Senna siamea, Tamarindus indica L., Cymbopogon citrates, Zingiber officinale untuk Mencairkan Ketebalan Dahak dalam Pasien Covid-19

MELKI OKTOFIANUS LALAY, S.PD.,M.PD;   JORITHA NAISANU.;  
Publish : 2020 | -


Tujuan Penelitian ini adalah untuk menggurangi penggunaan Ventilator pada pasien Covid-19 dengan Metode Evaposari Spuntum mengunakan Schleichera oleosa, Senna siamea, Tamarindus indica L., Cymbopogon citrates, Zingiber officinale yang akan dipadukan untuk mencairkan ketebalan dahak dalam pasien Covid-19. dengan analisis bahwa apabilah Ketebalan dahak (spuntum) dalam Paru-Paru Pasien Covid dapat dicairkan maka akan memukinkan pasien untuk dapat bernapas secara stabil tampa harus menggunakan ventilator. Inovasi dari penelitian ini untuk mensimulasikan penguapan dan penyebaran tetesan dahak dari batuk pasien Covid-19 memperkirakan transportasi dahak atau tetesan biologis serupa. tetesan dahak seperti NaCl, asam amino, karbohidrat. Efek dari komponen kimia ini pada laju penguapan, kecepatan, dan suhu tetesan diselidiki secara rinci. Hasil yang diperoleh untuk tetesan dahak akan memberikan perspektif tentang kondisi yang dihadapi oleh pasien Covid-19 dengan target tetesan sputum 10 mikron akan menguap menjadi inti tetesan (3,5 mikron) dalam 0,55 detik pada 0,8 atau 80% RH, dalam 0,3 detik pada 0,5 atau 50% RH, dan dalam 0,25 detik pada 0,2 atau 20% RH . Suhu tetesan berkurang dengan cepat dari suhu tubuh manusia ke suhu kamar, yang dapat mempengaruhi kelangsungan hidup Corona virus. Metode analisis data menggunakan metode observasi deskriptif. Sedangkan Untuk mengambarkan jenis tanaman yang digunakan, mengunakan literatur dan uji kandungan selanjutnya Metode eksprimen dan laboraturium untuk merancang bahan uap. Kata Kunci: Evaporasi Spuntum, Covid-19, ventilator.

Visit Original