Penelitian

Rancang Bangun Mesin Humidifier sebagai Proteksi Pencegahan Covid-19 dengan Cairan Desinfektan Alami Sereh Wangi

SYAMSUDDIN RS;   AFIEF ABDUL LATIEF;   AZWAR MUDZAKKIR RIDWAN;  
Publish : 2020 | -


Jumlah kasus infeksi virus covid-19 saat ini menembus angka tiga juta jiwa dengan tingkat kematian mencapai 200.000 jiwa, Indonesia sendiri menduduki rate kematian tertinggi di Asia yang mencapai 8-9 % dari jumlah kasus yang teridentifikasi. Kejadian ini membuat pemerintah menerbitkan kebijakan yang dianggap perlu untuk mencegah penyebaran wabah ini, langkah yang dilakukan diantaranya adalah social distancing serta penyemprotan desinfektan di berbagai wilayah. Penggunaan desinfektan efektif digunakan untuk membersihkan benda mati namun, akhir-akhir ini desinfektan dipakai sebagai bahan pembersih badan yang dipakai di bilik sterilisasi. Hal ini menjadi kontroversi dimana penggunaan desinfektan yang sembarangan dengan bahan kimia yang tidak jelas akan memicu timbulnya permasalahan baru seperti iritasi. Salah satu ciri dari terpaparnya virus corona adalah terganggunya saluran pernafasan sehingga diperlukan langkah pencegahan untuk meminimalisir gejala yang lebih parah. Menurut beberapa studi yang dilakukan, humidifier sudah sejak lama digunakan sebagai alat kesehatan untuk mempertahankan kelembaban udara sehingga mampu mengurangi gejala iritasi pada saluran pernafasan selain itu penggunaan minyak atsiri juga efektif dalam memecahkan struktur bakteri bahkan virus. Tujuan dari penelitian ini adalah membuat sebuah mesin humidifier sederhana dengan menggunakan mist maker sebagai komponen utama untuk menghasilkan uap yang dapat melembabkan udara dimana desinfektan yang digunakan berasal dari bahan alami minyak atsiri sereh. Metode yang digunakan yaitu rancang bangun humidifier sederhana serta kajian teoritis mengenai minyak atsiri sebagai desinfektan alami. Penelitian ini menghasilkan mesin humidifier dengan mist maker sebagai komponen utama yang mampu merubah larutan desinfektan menjadi uap melalui proses ultrasonic automization dengan frekuensi 1.7 MHz.

Visit Original